0

Rahasia dibalik jabatan si bapak yang ga naek2….

Based on the true story….
Kisah ini, saya dapetin dari doi, ketika pulang pelatihan di Malang kemarin.
Saya tulis di web saya, biar kali2 aja bermanfaat juga buat yg laen….karena doi dan para peserta latihan saat itu terharu dan nangis dengernya….trus pas saya di ceritain begini, saya ikutan nangis juga…
Terharu juga da ?
Bukan, tapi karena kepleset !
Udah tau terharu, masih nanya jugaaaa…haaddeeehhh…

Suatu hari…
Setelah acara pemberian motivasi dari bapak …. selesai, beliau didatangi oleh salah seorang peserta..
Si bapak peserta ini berkeluh kesah tentang hidupnya….bahwa di perusahaan dia bekerja, dia sudah bertahun2 di posisi yang sama, tapi belum pernah dia naik jabatan, sedangkan teman2 dia yang seangkatan, udh naek jabatan semua. Dan si bapak ini berkinerja baik seperti yang lainnya.
*Si bapak peserta ini di bagian pengawas obat utk suatu penyakit dan bapak ini pegang kontrol penuh atas layak tidaknya obat itu bisa dilepas ke pasaran atau tidak.

Mengeluhlah bapak peserta ini ke bapak pemberi motivasi tadi.
Bahwa si bapak peserta ini udah jenuh, udah males kerja lagi deh…dan bla bla bla bla…

Si bapak pemberi motivasi mendengarkan dengan serius.
Lalu diakhir pembicaraan, si bapak pemberi motivasi ini meminta si bapak peserta ini untuk mau datang ke kantor si bapak pemberi motivasi, dengan syarat, harus telepon dulu sebelum datang, jadi biar make sure si bapak pemberi motivasi ini tetep ada di kantor..

Selang beberapa hari, bapak peserta menelpon si bapak pemberi motivasi, bahwasanya lusa akan berkunjung ke kantornya bapak pemberi motivasi.

Sehari sebelum hari pertemuan mereka, si bapak pemberi motivasi meminta data dari beberapa rumah sakit tentang pasien yang sudah lama sakit tertentu dan bergantung pada obat ini itu..

Hari pertemuan pun tiba.
Pasien yang dimintapun juga sudah datang.
Disebuah ruangan dalam kantor itu, oleh bapak pemberi motivasi, 10 pasien ini duduk membentuk huruf U dengan bapak peserta duduk ditengah2 10 pasien tersebut.

Si bapak peserta bingung banget…ada apa ini…tapi beliau diem aja, ga berani nanya2…

Lalu, bapak pemberi motivasi mulai bertanya ke pasien2 tersebut.
Bapak2 sudah lama sakit *** ?
__ Sudah pak….
Berapa lama ?
*Pasien2 tsbt menjawab dengan kurun waktu yang berbeda2…ada yang 3 thn, 5 thn, 7 thn, bahkan ada yang sudah bisa dibilang seumur hidup.
Selama ini, obatnya apa pak untuk sakit bapak itu ?
*Dijawablah nama obat2 yang mereka konsumsi. 3 jenis obat yang sama untuk 10 pasien tersebut.
( Si bapak peserta yang duduk ditengah depan, terkejut, karena ke 3 obat yang disebutkan itu obat dari perusahaannya dia bekerja..).
Apakah bapak2 sangat bergantung dengan obat tersebut ?
__ Iya pak, saya harus selalu sedia obat itu kemanapun saya pergi.
__ Kalo ga kebawa, ya saya harus segera beli, harus ada.
__ Kalo kambuh dan ga ada obat itu, repot saya pak..obat lain ga bisa..
Jika bapak bertemu dengan orang yang bertanggung jawab terhadap obat itu, bapak mau pesan apa ?
__ Saya mau berterima kasih sama org itu pak, karena dengan obat itu, sakit saya bisa teratasi, saya ga terlalu menderita lagi seperti dulu ketika saya belum konsumsi obat itu.
__ Saya mau berterima kasih pak, karena dgn bantuan obat itu, alhamdulillah saya masih hidup sampai sekarang..
Dan bla bla bla yang intinya sama : mau berterima kasih.

Apakah bapak2 tau, siapa orangnya yang bertanggung jawab terhadapa kualitas obat2 itu ?
__ Ga tau pak…*pasien2 itu menggelengkan kepalanya serentak.

Lalu…si bapak pemberi motivasi berjalan ke arah si bapak peserta dan memegang pundaknya sambil berkata : bapak2…..bapak inilah yang memegang kendali penuh atas kualitas obat yang bapak konsumsi bertahun2 itu…

Serentak tanpa dikomando, ke 10 pasien itu langsung bangun dari duduknya dan bergantian memeluk si bapak peserta sambil menangis haru dan berkata terima kasih berulang2…

Bapak peserta pun ga kalah menangis haru.
Saat itulah, dia tau dan paham….apa makna dan maksud kejadian hari ini…

Lalu….sebelum bapak peserta pulang, beliau menghampiri bapak pemberi motivasi dan berkata :
Terima kasih banyak pak, terima kasih. Saya akan lebih banyak bersyukur mulai saat ini atas apapun yang diberikan Allah SWT utk saya dan keluarga saya. Saya yakin sekali sekarang, bahwa Allah SWT selalu memberi hikmah atas semua kejadian dalam hidup ini. Mungkin ini maksud Allah kenapa saya masih ada di posisi saya hingga sekarang….banyak keberkahan dan do’a dari orang2 yang terbantu dari obat perusahaan saya yang mengalir buat saya tanpa saya ketahui. Terima kasih banyak pak, sudah membuka mata dan pikiran saya hari ini. In syaa Allah saya tidak akan mengeluh lagi soal pekerjaan saya ini.

____________ T A M A T _______________

Pesan moralnya apa ?
Ya baca ajalah…lalu simpulkan…
Masa masih pengen juga ditulisin detil siihhhh….ntar bosen pula kamu bacanya….
Katanya….panjang kali tulisan ini, macem tak da habis2nya….pusing awak dibuatnya.
Naahhh….saya kan ga enak jadinya udh bikin situ pusing…. :D

Eh tapppiiiiiii…..
Kalo sekarang kamu udah lama di posisi tertentu dan ga naik2, evaluasi diri dulu ya…kali kerja kamu emang masih kalah bagus sama yang lain, atau mungkin kamu type tenggo – jam 5 teng, lsg go -, atau mungkin kamu ada melakukan hal2 berdosa dalam kerjaan kamu yang bikin kurang berkahnya rezeki kamu, atau mungkin hal lainnya yang kamu ga ceritain ke saya.. Kali aja kaaannnn…
Pokoknya…evaluasi aja dulu laaaaahhh yaaaaa…..

#Emak2Rempong, pas hari gajian bulan Agustus 2017. hehehe…

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *