Hari ini, ada mini workshop di kampus tentang express literary works in poetry, dibawakan oleh Miss Ruiz, salah satu dosen yang paling wokeh bangeett…
Ah, aku padamu miss..mmuaacchh.. ![]()
Ketika sedang mengulas karyanya William Wordsworth dengan judul Daffodils, saya seperti tersentak sesuatu. Dalam puisi tersebut, Mr. William ini menggambarkan Daffodils adalah penggambaran warna emas. Dan saya langsung searching, apa itu Daffodils.

Ternyata, Daffodil adalah bunga yang berwarna kuning.
Mr. William menggambarkan kuningnya Daffodil itu sebagai emas/ keemasan.
Alangkah berbedanya dengan kita..
Yang ketika kita ditanya dengan keyword “kuning”, jawaban kita akan identik dengan sesuatu yang ga enak… ![]()
Kenapa sih kita ga kayak Mr. William itu, menggambarkan kuning itu adalah emas, sesuatu yang indah karena melihat bunga Daffodils itu.
Mungkinkah karena kita terbiasa melihat yang kuning ga enak itu dibanding seringnya dan mudahnya kita melihat kuning yang menyejukkan mata, seperti melihat batangan emas gituuu.. ![]()
Hingga ketika di pancing dengan kata kuning, perut kita langsung mual? ![]()
Betapa sebuah kebiasaan dan sesuatu yang dibiasakan itu bisa mempengaruhi daya ingat kita kan..
So, biasakanlah sesuatu yang baik – baik dan indah – indah saja.
Setidaknya berusahalah sejak sekarang untuk merubah daya imaginasi kita tentang kuning. ![]()
Agar esok hari ketika seseorang bertanya dengan keyword kuning, perut kita tidak lagi mual dan kita pun tidak lagi menertawakan apa yang ada dalam pikiran kita sendiri tentang kuning itu.
Well, sebagai permulaan, mungkin saya bisa mengekspresikan kuning adalah Miss Ruiz itu sendiri.
Kuning itu ceria dan happy. Karena memang begitulah adanya. Tiap melihat Miss Ruiz, saya ceria dan happy, berasa semangat kuliah, dan berharap tiap dosen yang mengajar di kelas kami bisa seperti Miss Ruiz, yang membawa kebahagiaan dan keceriaan. Dosen yang mengerti jiwa anak – anak didiknya, mengajar dengan rock n roll. ![]()
Baiklah, ini memang harapan yang ketinggian dan tinggal nunggu kejedot eternit aja. ![]()
Closing:
Jika saya ditanya dengan keyword merah, saya tetap akan menjawab merah itu uang. Ga berubah dari dulu, dari zamannya uang kertas masih bernilai seratus rupiah, dan sekarang uang kertas berwarna merah itu bernilai seratus ribu rupiah. ![]()
Saya belum menjadi pujangga, yang jika ditanya apa itu merah, maka jawabannya red is roses.
Tapi saya tak perlu menjadi pujangga untuk menjawab pertanyaan dengan keyword cinta.
Karena cinta adalah kamu.
Eeeaaa….bapperrr..suit suiittt.. ![]()
#30DWC #30DWCJilid16 #Squad4 #Day8
Ps. Deepest thanx to Miss Ruiz, for today. Barakallah untuk semua ilmunya ya miss..mmuuaachh..